VERSI 1 — PENJELASAN LENGKAP
BAHASA INDONESIA
Soal: 10
÷ (10 ÷ 10 ÷ 10) − (−4)² − (−5²) = ?
Kita menggunakan aturan PEMDAS:
P = Parentheses (Tanda Kurung)
E = Exponents (Pangkat)
M/D = Multiplication and Division (Perkalian dan Pembagian)
A/S = Addition and Subtraction (Penjumlahan dan Pengurangan)
ATURAN PENTING:
Perkalian dan pembagian mempunyai PRIORITAS
YANG SAMA, sehingga dikerjakan dari KIRI ke KANAN.
Penjumlahan dan pengurangan juga mempunyai
PRIORITAS YANG SAMA, sehingga dikerjakan dari KIRI ke KANAN.
Ada satu hal yang sangat penting dalam soal
ini, yaitu perbedaan antara: (−5)² dan
−5²
Keduanya TIDAK sama: (−5)² = 25
Sedangkan:
−5² = −25
Karena pangkat dikerjakan terlebih dahulu
sebelum tanda negatif jika angka −5 tidak berada di dalam tanda kurung.
LANGKAH 1 — SELESAIKAN TANDA KURUNG
Di dalam tanda kurung terdapat: 10 ÷ 10 ÷ 10
Semua operasi tersebut adalah pembagian.
Karena pembagian mempunyai tingkat prioritas
yang sama, maka dikerjakan dari KIRI ke KANAN.
Pertama:
10 ÷ 10 = 1
Kemudian:
1 ÷ 10 = 1/10
Jadi:
10 ÷ 10 ÷ 10
= 1 ÷ 10
= 1/10
Maka bentuk soal menjadi: 10 ÷ 1/10 − (−4)² − (−5²)
LANGKAH 2 — SELESAIKAN PEMBAGIAN
Sekarang hitung: 10 ÷ 1/10
Membagi dengan pecahan berarti mengalikan
dengan kebalikan pecahan tersebut:
10 ÷ 1/10
= 10 × 10
= 100
Maka: 100
− (−4)² − (−5²)
LANGKAH 3 — SELESAIKAN PANGKAT
Pertama:
(−4)²
Karena −4 berada di dalam tanda kurung:
(−4)²
= (−4) × (−4)
= 16
Selanjutnya:
−5²
Pangkat dikerjakan terlebih dahulu:
−5²
= −(5²)
= −25
Jadi: (−5²)
= −25
Maka bentuk soal menjadi:
100 − 16 − (−25)
LANGKAH 4 — PENGURANGAN BILANGAN NEGATIF
Kita mempunyai: 100 − 16 − (−25)
Mengurangi bilangan negatif sama dengan
menambahkan bilangan positif: −(−25) =
+25
Maka: 100
− 16 + 25
LANGKAH 5 — PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN DARI
KIRI KE KANAN
Pertama:
100 − 16 = 84
Kemudian:
84 + 25 = 109
JAWABAN AKHIR:
10 ÷ (10 ÷ 10 ÷ 10) − (−4)² − (−5²) = ?
= 10 ÷ (1/10) − 16 − (−25)
= 100 − 16 + 25
= 84 + 25
= 109
JAWABAN = 109
CATATAN PEMDAS YANG SANGAT PENTING:
Bagian paling penting dalam soal ini adalah: (−5²)
Ini TIDAK sama dengan: (−5)²
Perhatikan:
(−5)² = 25
sedangkan:
−5² = −25
Jadi:
−(−5²)
= −(−25)
= +25
Inilah salah satu alasan mengapa hasil akhirnya
adalah: 109
VERSI 2 — RINGKASAN TANPA KETERANGAN
10 ÷ (10 ÷ 10 ÷ 10) − (−4)² − (−5²) = ?
= 10 ÷ (1/10) − 16 − (−25)
= 100 − 16 + 25
= 84 + 25
= 109
JAWABAN AKHIR = 109
(Mat1082639
Soal)
Cara melacak hasil = 59 dan 141 bukan 109
Soalnya: 10 ÷ (10 ÷ 10 ÷ 10) − (−4)² − (−5²) = ?
Hasil yang benar adalah:
109
Analisis dari mana 59 dan 141 bisa muncul.
ANALISIS JAWABAN 59
Langkah yang benar sampai bagian pangkat
Pertama: 10 ÷ (10 ÷ 10 ÷ 10)
Kerjakan isi kurung dari kiri ke kanan:
10 ÷ 10 = 1
1 ÷ 10 = 1/10
Maka: 10
÷ 1/10 = 100
Jadi: 100
− (−4)² − (−5²)
Kemudian:
(−4)² = 16
Sedangkan:
−5² = −25
Sehingga:
100 − 16 − (−25)
= 100 − 16 + 25
= 109
Lalu bagaimana bisa menjadi 59?
Kemungkinan kesalahannya adalah menganggap:
−5² = +25
Padahal ini SALAH.
Jika orang tersebut menghitung: −5² = 25
maka soal berubah menjadi: 100 − 16 − 25
Kemudian:
100 − 16 = 84
84 − 25 = 59
Jadi: 100 − 16 − 25 = 59
Kesalahan utamanya:
Kemungkinan menganggap: −5² = (+5)² = 25
Padahal aturan pangkat mengatakan:
−5² = −(5²)
= −25
Perhatikan perbedaannya: (−5)²
= +25
tetapi: −5² = −25
Karena pada soal tertulis: (−5²)
bukan: (−5)²
Kesimpulan untuk jawaban 59:
59 kemungkinan besar berasal dari
kesalahan membaca −5² sebagai +25.
Perhitungannya:
10 ÷ (10 ÷ 10 ÷ 10) − (−4)² − (−5²)
= 100 − 16 − 25
= 84 − 25
= 59
Sumber kesalahannya dengan sangat jelas.
ANALISIS JAWABAN 141
Jawaban 141.
Kita sudah mendapatkan bagian awal dengan
benar: 10 ÷ (10 ÷ 10 ÷ 10) = 100
Kemudian:
(−4)² = 16
dan: −5²
= −25
Bentuk yang benar:
100 − 16 − (−25)
= 100 − 16 + 25
= 109
Bagaimana bisa menjadi 141?
Perhatikan:
141 = 100 + 16 + 25
Jadi untuk mendapatkan 141, seseorang
kemungkinan melakukan:
100 + 16 + 25 = 141
Artinya, kedua tanda pengurangan sebelum
bilangan negatif diperlakukan sebagai penambahan secara keliru.
Kemungkinan langkahnya: 100 − (−4)² − (−5²)
dianggap menjadi: 100 + 16 + 25
Kemudian:
100 + 16 = 116
116 + 25 = 141
Di mana letak kesalahannya?
Kesalahan pertama: −(−4)²
dianggap:
+16
Padahal:
(−4)² = 16
sehingga:
−(−4)² = −16
Perhatikan:
−(−4)² ≠ +16
Yang benar:
−(−4)²
= −[(−4)²]
= −16
Mengapa?
Karena tanda minus yang berada di depan
ekspresi masih tetap ada.
Untuk bagian kedua: −(−5²)
hasilnya memang: −(−25) = +25
Jadi bagian kedua memang berubah menjadi
positif.
Maka: 100
− 16 + 25 = 109
Kesimpulan untuk jawaban 141:
Kemungkinan kesalahannya adalah mengubah: −(−4)²
menjadi:
+16
Padahal seharusnya: −(−4)²
= −16
Perhitungan yang menghasilkan 141: 100 + 16 + 25 = 141
Jadi, kemungkinan besar terjadi kesalahan tanda pada bagian (−4)².
PERBANDINGAN 109, 59, DAN 141
JAWABAN BENAR = 109
10 ÷ (10 ÷ 10 ÷ 10) − (−4)² − (−5²) = ?
= 100 − 16 − (−25)
= 100 − 16 + 25
= 109
KEMUNGKINAN JAWABAN 59
Kesalahan: −5² dianggap = +25
Maka:
100 − 16 − 25
= 84 − 25
= 59
KEMUNGKINAN JAWABAN 141
Kesalahan: −(−4)² dianggap = +16
dan bagian:
−(−5²) = +25
Maka: 100
+ 16 + 25
= 141
KESIMPULAN PALING MUDAH
Ada dua
jebakan utama dalam soal ini:
Jebakan 1: (−5)² ≠ −5²
Yang benar:
(−5)² = +25
−5² = −25
Jebakan 2: −(−4)² tidak sama dengan +16.
Yang benar:
(−4)² = 16
sehingga:
−(−4)² = −16
Jadi: Hasil 59 kemungkinan
disebabkan oleh kesalahan: −5² = +25
Sedangkan:
Hasil 141 kemungkinan disebabkan
oleh kesalahan: −(−4)² = +16
Dan penyelesaian yang mengikuti aturan PEMDAS
secara benar adalah:
10 ÷ (10 ÷ 10 ÷ 10) − (−4)² − (−5²)
= 100 − 16 − (−25)
= 100 − 16 + 25
= 109
JAWABAN AKHIR = 109
Penulis Soal: Aris Nurdiana (ruang publik: Facebook)
Penyelesaian Soal Lengkap: Akur Atan
(akuratan)
Read English version: Click Here

Tidak ada komentar:
Posting Komentar